“Fauzi Bahar Pamit, Tengkyu Yusman” !!!


FAUZI.BAHAR-YUSMAN.KASIM.4Tidak sengaja, ucapan perpisahan terlontar dari Walikota Padang Drs H Fauzi Bahar MSi. Bahkan tak seperti biasa, wako mengucap terima kasih “khusus” kepada Wakil Walikota Drs H Yusman Kasim MM. Pasangannya memimpin Kota Padang sejak 2004 lalu.

“Terima kasih untuk Pak Yusman dan Ibu Anis (istri wawako) atas kerjasamanya selama ini. Kalau ada salah dan kata-kata saya yang menyinggung, itu hanya sebatas pekerjaan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” kata Wako ketika memberikan sambutan saat pelantikan pejabat eselon III, IV dan V Pemko Padang, di Aula Bagindo Aziz Chan.

Sayang ucapan terima kasih dan maaf walikota tidak didengar langsung oleh Yusman Kasim. Wawako yang baru saja terpilih dalam Ratimda Golkar sebagai cawako itu tidak hadir dalam pelantikan. Tidak hanya kepada Yusman, Fauzi juga mengucapkan salam perpisahan kepada seluruh bawahannya. Sekdako, Asisten, Kepala SKPD, Camat, Lurah dan jajaran Muspida lain dipamiti satu persatu. Ketua DPRD Hadison SSi Apt yang hadir juga dipamiti.

“Atas nama keluarga dan pribadi sekali lagi saya berterima kasih. Dan saya minta maaf jika ada yang tersinggung dengan kata-kata dan tindakan saya selama menjabat. Kalau ada yang saya marahi, itu sebatas karena kebaikan organisasi dan pemerintahan. Dan jika ada yang non job itu adalah hal biasa dalam bidang pemerintah,” ujar Fauzi yang tidak sampai 1 bulan lagi harus mengundurkan diri, kalau ingin maju lagi.

Dalam pelantikan pajabat esolon tersebut, Walikota terlihat begitu bersemangat dan menggebu. Hal itu terlihat dari setiap kata-kata yang dilontarkannya. Secara blak-blakkan menyebutkan bahwa, Kamis (24/7) dirinya akan mengirim surat pengunduran diri ke Menteri Dalam Negeri RI.

Walikota yang biasa enggan ditanya soal keikutsertaannya dalam Pilkada 23 Oktober, sekarang mulai terbuka. “Sekarang wartawan tidak usah capek-capek tanya lagi. Biar saja saya yang kasih informasi,” katanya kepada wartawan yang mewawancarainya usai pelantikan.

“Pasangannya siapa Pak. Jadi Mahyeldi (Wakil Ketua DPRD Sumbar). Kapan nih Pak, deklarasinya. Jangan terlalu lama,” begitu pertanyaan yang dilontarkan wartawan. Namun, Walikota hanya memberikan senyuman kepada wartawan.

“Siapa pasangan saya tunggu tanggal mainnya. Wartawan pasti lebih tahu,” tukasnya. Dia  menambahkan, tiga hari lagi surat pengunduran resmi sebagai walikota sudah dikirim ke Mendagri. 

Baliho diturunkan

Setelah surat pengunduran diri diserahkan ke Mendagri RI, walikota secara resmi meletakkan jabatan tanggal 8 Agustus–satu hari setelah ulang tahun Kota Padang. Fauzi menyebutkan, pasca  meletakkan jabatan, seluruh fasilitas yang diterimanya akan dikembalikan. “Rumah, mobil dan semua fasilitas yang saya terima sebagai walikota tidak akan dipakai,” katanya.

Tidak hanya itu, seluruh baliho-baliho yang memajang wajah Walikota pun segera dicopot. Baliho-baliho dengan Walikota Padang–sebagai bintang utama–bisa ditemui di lokasi-lokasi strategis di Padang. “Saya undang wartawan untuk mencopot baliho tersebut. Tanggal 8 atau 10 Agustus saya meletakkan jabatan. Hari itu juga baliho dicopot,” tegasnya.(ren)

About these ads

3 comments on ““Fauzi Bahar Pamit, Tengkyu Yusman” !!!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s