Duka si Ibu di Balaikota Padang


Jatuh balaikota1Masih dengan pakaian seragam olahraga yang melekat ditubuhnya, Novri Aldi (7) dipeluk erat ooleh sang ibu Jasma Nengsih. Seolah takut akan kehilangan buah hati yang tinggal satu-satunya itu–setelah anak bungsunya dipanggil kembali pemilik-Nya. “Ibu-ibu… Jeritan tangis Aldi memanggil ibunya, ketika melihat jasad adiknya digendong Walikota Padang menuju mobil ambulan. Sang ibu yang didampingi suaminya Dasrul, tak kuat menahan tangis hingga jatuh pingsan.


Tubuh kecil Syahbilal Zuhri (3)–yang jatuh dari lantai 2 gedung baru Balaikota Padang, dibungkus dengan kain putih itu dibawa langsung oleh keluarga ke kampung halamannya di Batusangka Kabupaten TanahData. Direncanakan, Ozi — begitu dia dipanggil dikuburkan di pemakamana keluarga di Saruaso, Batusangka.

Sang kakak Aldi masih menangis mengiringi kepergian adiknya. Kedua orangtuanya pun tak sanggup memberikan kekuatan pada Aldi. Kepergian Ozi secara tiba-tiba sangat memukul hati kedua orangtuanya. Padahal baru 3 bulan mereka berada di Padang. Sebelumnya, mereka tinggal di Kota Bandung, Jawa Barat.


“Tidak ada firasat apa-apa. Kemarin malam dan pagi tadi dia masih bermain Jatuh balaikota2dengan kakaknya di rumah sebeleum ke sekolah. Tadi pagi saya berangkat dari rumah ke Balaikota untuk mengurus surat kependudukan. Ozi sedang lucu-lucunya. Tapi…”. Suara Nengsih tertahan dan tak bisa melanjutkan kata-katanya, ketika Nengsih bersama suaminya ditanya oleh Walikota di ruang ruang tunggu IGD.


Kejadian di gedung baru Balaikota Padang cukup menganggetkan seluruh pegawai di lingkungan Pemko Padang. Suara keras seperti benda jatuh menggema di lobi kantor. Ternyata Ozi yang sedang bermain, jatuh dari lantai 2 lewat sebuah kaca yang berlobang. Insiden yang merenggut balita itu langsung menyebar ke seluruh instansi kantor di Balaikota. Bahkan Walikota yang sedang menerima tamu langsung menuju lokasi kejadian.


“Kejadian ini sungguh mengejutkan. Ini sebagai pelajaran bagi kita semua. Jika membawa anak-anak terutama yang masih balita jangan melepaskannya sedikitpun. Tapi bagaimanapun ini sebuah musibah. Semoga kedua orangtuanya tabah,” imbuh Walikota.


Ketika dikonfirmasi soal kaca jendela berlobang–yang menyebabka Ozi jatuh dari lantai 2 itu, Walikota menyebutkan kaca itu pecah ketika terjadi gempa September lalu. Namun hingga sekarang belum juga diganti. Namun untuk menutupi kaca berlobang itu, untuk sementara digunakan meja untuk menutupi kaca tersebut. “Kaca-kaca yang pecah itu segera diperbaiki. Agar tidak ada kejadian untuk kedua kalinya,” tukas Walikota yang memberikan santunan sebesar Rp5 juta kepada kularga Ozi.


Beberapa pegawai yang dimintai keterangannya di tempat kejadian menyebutkan, kaca berlobang itu telah lama dibiarkan. Padahal hal itu sangat membahayakan. Tapi sudah beberapa hari kaca itu tidak diberi penutup–biasanya ditutupi dengan meja panjang. Ketika kejadian jatuhnya balita Ozi dari lantai 2, kaca itu tidak diberi penutup (***)


 


 



4 pemikiran pada “Duka si Ibu di Balaikota Padang

  1. Bahwa sebenarnya itu adalah takdir Tuhan untuk mengambil sang anak tercinta. Kehendak Tuhan di atas segalanya. Salam kenal ya ren!!!!!

    Renimaldini-> benar rin, anak titipan Allah..Kapan saja kalau yang punya pengen ngmabilnya bisa aja..
    Tapi tetap aja sedihnya minta ampun…

  2. aku ga percaya, kejadian seperti ini terulang lagi. kecerobohan orang tua seringkali merenggut nyawa anaknya. toh yang akan menanggung sakitnya kita juga sebagai orang tua. tapi bagaimanapun semua orang akan mengatakan ini adalah takdir-Nya. tapi kalau tidak ada usaha, kenapa harus dibilang takdir?

    aku turut berduka cita pada keluarga yang ditinggalkan…

    Renimaldini->Betul rita, takdir di tangan Tuhan. Tapi sebelumnya kita harus berusaha…

  3. “Safety First” kalimat yg bgs buat slalu waspada terhadap semua kecerobohan. namun…sewaspada-waspadanya manusia tetap aja Tuhan lebih BERKUASA.
    kejadian ini sbg pelajaran sangat bgs, namun untuk saling menggugat, apakah bisa mengembalikan sang anak?
    apakah ada yg dengan ikhlas kejadian ini terjadi? gak ada khan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s