Final Piala Thomas Bikin Deg-Degan


Lindan edit 1Level dunia. Begitu pujian yang pantas dilontarkan ketika menyaksikan partai puncak Piala Thomas di Gelora Bung Karno Senayan, Minggu (18/5) malam. Setiap partai, penonton benar-benar disuguhkan permainan cantik, pantang menyerah, alot dan benar-benar pertandingan juara dunia sejati. Setiap angka diperoleh dengan susah payah dan menegangkan. Seperti di partai partama, Lin Dan–tunggal pertama Cina harus tertinggal dulu dari Park Sung Hwan–tunggal pertama Korea Selatan sebelum akhirnya merebut kemenangan rubber set 10-21 21-18 21-8.

Di partai kedua, ganda putra pertama Cina, Chai Yun/Fu Haifeng harus mengakui keunggulan dari pasangan Korea, Jung Jae Sung/Lee Dong Yae. Meski kalah straight set, Chai Yun/Fu Haifeng menampilkan permainan cepat. Ganda putra pertama Cina ini juga bikin gregetan penonton (mungkin hanya saya…) dengan stylenya bak aktor Cina. Kenapa?. Begitu maksud lapangan pertandingan, pemain ganda ini sudah bikin kita pengen liat lebih dekat ke layar televisi. Gaya rambut mereka oke punya (seperti dari salon..). Belum lagi wajahnya yang enak dipandang (bikin betah nonton..).

Kedudukan 1-1 membuat pertandingan di partai ke 3 sangat menengangkan. Pemain tunggal kedua Cina Bao Cunlai berhadapan Lee Hyun Il–pemain tunggal kedua Korea.  Bao sukses mengatasi perlawanan ketat Lee 28-26 dan 21-11. Pertandingan Bao dengan Lee sangat-sangat ketat dan sangat lama. Terutama di set kedua. Perolehan angka antara keduanya sangat tipis. Setiap angka begiti berati bagi keduanya. Tidak mau kalah dan harus menang. Begitu yang terlintas di pikiran setiap orang yang menonton. Hal ini terlihat dari torehan angka yang diperoleh di set kedua yaitu, 28-26–angka terpanjang dalam penyelanggaraan turnamen Thomas Cup.

Di partai keempat –menjadi penentiu kemenangan bagi Cina jika bisa memenangkan partai tersebut. Dan pemain ganda mereka Xie Zhongbo/Guo Zhendong berhasil memegang amanat dengan baik. Mereka berhasil menundukkan Lee Jae/Jin/Hwang Ji Man dengan rubber set. Kemenangan tersebut menjadikan keunggulan Cina bertambah menjadi 3-1.

Tim Cina akhirnya berjaya di Indonesia. Mereka berhasil membawa pulangThomas edit Piala Thomas & Uber. Total Cina telah memenangi Piala Thomas sebanyak tujuh kali. Negeri Tirai Bambu ini ketiga kali berturut-turut memenangi Piala Thomas dan Uber secara bersamaan.

Ketika menonton Piala Thomas kemarin malam, saya punya catatan kecil, para pemain Korea pantang menyerah. Mereka yang baru pertama kali mencicipi partai final itu, tidak pernah menyerah. Kalah di partai pertama tidak membuat pemain berikutnya. Setiap partai adalah final dan harus menang. Hal itu tidak terlihat ketika saya menonton semifinal Piala Thomas antara Indoensia dengan Korea. Saya hanya salut dengan perjuangan Sony Dwi Kuncoro melawan Park Sung-Hwan yang tampil di partai pertama. Dan ganda pertama Indonesia  Markis Kido/Hendri Setiawan terpaksa menyerah rubber set. Keduanya menampilkan permainan pantang menyerah–meski akhirnya harus kalah.

Tapi tidak begitu dengan Taufik Hidayat yang turun di partai ketiga. Seharusnya Taufik harus memperlihatkan penampilan layaknya pemain dunia. Tapi saya dan mungkin jutaan penduduk Indonesia harus kecewa dengan permainan menantu mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso ini. Kenapa?. Saya ngantuk melihat pertandingan “malas-malasan” Taufik. Tidak ada perlawanan. Entah karena capek atau faktor lain, sehingga Taufik bermain seadanya.

Seandainya Taufik menonton partai final kemarin, mungkin dia malu. Seleurh pemain–baik Cina dan Korea benar-benar bermain layaknya pemain dunia. Pantang menyerah dan tidak malas-malas…Mungkin Taufik sudah lelah atau karena faktor usia. Tapi seharusnya, Taufik bisa memberikan kenangan indah bagi pecinta bulutangkis di Tanah Air dengan permainan cantiknya. (ren)

 

 

 

2 pemikiran pada “Final Piala Thomas Bikin Deg-Degan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s