Rossoneri ke UEFA, Inter Scudetto


Ac milan2Pupus sudah impian AC Milan bertanding di Liga Champion musim mendatang. Maldini dkk hanya bisa meraih tiket ke Piala UEFA–bersama Sampdoria dan Udinese–yang masing-masing berada di posisi 5,6 dan 7. Otomatis keinginan saya untuk menyaksikan kembali, Andrea Pirlo di ajang Liga Champion kandas. Kemenangan besar Rossoneri vs Udinese di Sansiro, Minggu (18/5) malam tidak berarti apa-apa. Karena disaat bersamaam Fiorentina berhasil mengatasi perlawanan Torino di Turin dengan hasil akhir 1-0.

Pesta gol 4-1 di San Siro atas Udinese, tidak membuahkan hasil mengingat Fiorentina juga sukses menorehkan tiga angka penuh berkat kemenangan 1-0 atas Torino. Hasil tersebut belum cukup bagi skuad besutan Carlo Ancelotti itu untuk melewati Fiorentina. La Viola mengumpulkan 66 poin sementara Rossoneri hanya 64 angka.

Sedih dan kecewa mungkin dirasakan oleh para Milanisti. Sedih karena Kaka, Nesta, Inzaghi, hanya berlaga di Piala UEFA. Kecewa karena penampilan skuad Ancelotti yang tidak konsisten sehingga harus kehilangan poin-poin penting dibeberapa partai kandang dan tandang. Seandainya… Yah seandainya Milan bisa menang di beberapa partai, tentunya Milan tidak harus “menggantungkan” nasibnya dengan hasil akhir Forentina.

Yah, seandainya lagi, Milan bisa menang dalam partai big match Liga Italia antara Juventus kontra AC Milan di Stadion Olimpico Turin, Minggu (13/4/2008) tentu hasilnya akan berbeda. Ketika itu, Milan harus mengakui keunggulan Bianconeri dengan skor 3-2…Padahal Milan pada partai itu harus bisa menang. Tapi si Nyonya besar lagi-lagi diuntungkan dengan “hadiah” dari wasit.

Tapi mau apalagi, waktu tidak bisa berputar. Milan harus menatap musim Kaka - AC Milan01depan dengan berlaga di Piala UEFA (Wah, saya jadi tidak semangat nonton Liga Champion lagi). Paling-paling saya akan memaksakan diri untuk nonton, jika yang bertanding Chelsea — salah tim kesukaan saya–kedua setelah AC Milan.

Dengan berakhirnya giornata ke-38, usai sudah perhelatan Seria A Musim 2007/2008. Inter Milan berhasil meraih scudetto dan berhak lolos ke fase grup Liga Champion bersama AS Roma sebagai runner up. Sementara Juventus dan Fiorentina harus menempuh jalur kualifikasi III sebelum lolos ke putaran final.

Tapi, saya optimis musim depan Milan akan meraih semua piala untuk menambah koleksinya baik di kejuaran domestik atau Eropa. Mungkin saja Berlussconi mau mendatangkan pemain yang segar-segar guna mengimbangi pemain MIlan yang rata-rata berumur diatas 30 tahun. Atau bisa saja, Sheva kembali merumput di San Siro. Kalau itu terjadi, mantaplah (Daripada Shewa nganggur di Stamford Bridge, mending di Sansiro)… Hidup Milan..Hidup Italia…(ren)

*Berikut ini daftar Juara Seri A (dalam dua dekade terakhir):
1987/88  Milan AC
1988/89  FC Internazionale
1989/90  SSC Napoli
1990/91  Sampdoria UC
1991/92  Milan AC
1992/93  Milan AC
1993/94  Milan AC
1994/95  Juventus FC
1995/96  Milan AC
1996/97  Juventus FC
1997/98  Juventus FC
1998/99  Milan AC
1999/00  SS Lazio
2000/01  AS Roma
2001/02  Juventus FC
2002/03  Juventus FC
2003/04  Milan AC
2004/05  tidak dihadiahkan [titel Juventus dilucuti]
2005/06  FC Internazionale [titel Juventus dilucuti]
2006/07  FC Internazionale
2007/08  FC Internazionale

Sumber: Bolanews*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s