Indahnya Fair Play


ToresSudah lama saya nggak bikin postingan tentang Euro 2008. Tepatnya, setelah negara favorit saya Italia dpulangkan oleh sang juara Spanyol di perempat final. Pasca kekalahan menyakitkan lewat drama adu penalti itu saya tidak bergairah lagi buat postingan tentang Piala Eropa. 

Meski tim favorit kalah tapi tidak membuat saya anti untuk nonton bola dan begadang sampai subuh. Mungkin saya menjadi penonton setia perhelatan megah Euro 2008 yang dihelat di Austria-Swiss. Tidak ada satu pertandingan yang dilewatkan. Semua ditonton dengan sempurna–meski resiko telat rapat pagi di kantor.

Dan satu lagi saya wajib bikin postingan tentang akhir Euro 2008. Karena ada kata teman “kau yang memulai kau yang mengakiri” (seperi lagu dangdut …).

Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari 16 negara yang bertanding. Indahnya fair play antar pemain, wasit, pelatih dan juga suporter antar negara peserta. Sesuai dengan tulisan di kengan baju pemain Respect.

Ya, saya sangat kagum ketika Buffon menghampiri Fernando Torres ketika perempat final. Buffon tersenyum sambil menepuk pipi Torres–saat striker striker Liverpool ini bertabrakan dengan kiper Gli Azzuri.

Dan salut juga kita sematkan untuk tim-tim seperti Turki, Belanda, Portugal, meski kalah tetap menjunjug sportivitas. Berangkulan, menepuk punggung, dan berjabat tangan mereka lakukan.

David Villa-Fernando TorresAtau bagi yang menyaksikan pertandingan Italia-Spanyol, tentu tidak melewati moment–sebelum para pemain memasuki lapangan pertandingan. Iker Cassilas, Antonio Cassano, Sergio Ramos, Panucci, Buffon saling menghampiri dan terlihat bercakap-cakap. Keakraban mereka sangat kontras ketika di lapangan. Tidak ada kawan, sahabat atau teman satu tim.

Wah, itu yang sangat saya sukai menyaksikan pertandingan Piala Eropa, Piala Dunia dan liga-liga eropa lainnya.
 
Sekarang, iven empat tahunan tersebut sudah berakhir. Spanyol pulang ke negaranya dengan titel sebagai juara. Dan Jerman terpaksa harus mengakui kehebatan El Matador sebagai runner-up. 

Siapa yang menjadi pemain terbaik dan negara mana yang terpilih sebagai tim paling fair play. David Villa, Iker Cassilas, Fernando Torres, David Silva, Micheal Ballack, merupakan calaon kuat pemain terbaik. Apapun itu, saya sangat senang dan puas sebagai penonton setia Euro 2008.

QaxuYw2NEfDan yang terpenting, sejak Euro 2008 ini saya punya idola baru–setelah Paolo Maldini–pemain favorit saya sejak bertahun-tahun. Ya, Fernando Torres begitu menarik hati. Wajah imut ditambah gaya rambutnya itu, sangat enak dilihat. Atau ini karena efek saya sering melihat wajahnya. Bayangkan 6 pertandingan si Torres selalu saya pelototin di muka TV.

Tapi meski mantan striker Atletico Madrid itu telah mencuri hati saya sepertinya itu hanya sesaat saja. Karena pebola favorit saya cuma satu, yaitu Paolo Maldini. (ren)

5 pemikiran pada “Indahnya Fair Play

  1. “Sekarang, =iven= empat tahunan…” maksudnya even kali yach…:D
    “….=merapati= kekalahan Italia….” kalo ini maksudnya meratapi yach…:D
    he…he…maap yach…jangan marah dong peace…
    btw selamat buat spanyol sebagai juara euro2008…
    who’s next…???

    ^_^

    Renimaldini-> Makasih buk redaktur,,, teliti banget bacanya…Next, Spanyol aja lagi Rin..atau tetap Italia…

  2. Next….??? berhubung gw orangnya setia, kalo udah suka susah buat ke lain hati euy…
    jadi gw akan tetap dukung italia…kecuali kalo ntar Indonesia bisa ikut world cup (mimpi nggak ya…)

  3. Akhirnya bu…
    Dirimu konsisten juga…
    Konsisten sebagai pecinta bola
    Konsisten sebagai penyanyi dangdut..
    Hua ha ha…

    Hidupkan nyanyianmu, sampai tuntas…Sumbang atau tidak, biar kita yang nilai…Tapi untuk yang satu ini (EURO), merdu kok ren..Walau nyanyiannya agak melankolis (karena pencinta figur seorang pemain)…
    Bravo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s