Pagi Pak Pos…, Surat Cintanya Mana?


Isandri dan Sumitro melakukan pencekan seluruh surat sebelum diantar ke kawasan tujuan antar.Sudah 23 tahun Isandri (50) bertugas sebagai pengantar surat. Setiap pagi mulai pukul 09.00 WIB, Isandri sudah bersiap-siap mengantar surat di daerah kawasan tugasnya. Isandri berangkat dari Kantor Pos Cabang Padang di Jalan Bagindo Aziz Chan sekitar pukul 09.30 WIB menuju wilayah tugasnya yaitu di Pasar Ambacang, Ampang dan Pauah Kota Padang.

Bagindo Aziz Chan-Kustiah Reni

Tidak ada lelah di raut muka Isandri yang sudah mulai mengerut dimakan usia itu. Senyum tetap terpancar di wajahnya ketika harus membawa puluhan surat yang begitu dinanti oleh pemiliknya itu. Dengan baju orange dan sepeda motor, lelaki asal Bukiktinggi itu siap mengantar surat kepada si empunyanya.

“Sudah lima tahun terakhir saya tidak pernah mengantar surat cinta berwarna merah jambu. Surat yang diantar sekarang lebih banyak surat dinas atau surat dari perusahaan,” kata Isbadri yang ditemui POSMETRO, Senin (30/6) di Kantor Pos Padang di Bagindo Aziz Chan sebelum menjalankan tugasnya mengantar surat.

Dua puluh tahun lalu, ungkapnya, tiap hari, selalu ada surat yang harus diantarnya untuk wanita yang menunggu surat dari kekasihnya. Bahkan karena sering menanti surat, ada yang hapal dengan suara motornya.

“Surat untuk saya mana Pak. Kok teman saya dapat, saya tidak. Pak belum datang juga ya surat untuk saya”, begitu kata Isandri mengulang kata-kata yang selalu diucapkan remaja saat dia mengantar surat pulahan tahun lalu.

Jika Isandri punya pengalaman mengantar surat cinta, lain lagi cerita yang dialami Sumitro (46). Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat–yang akrab dipanggil akang ini harus merasakan mengantarkan surat dengan sepeda kumbang. Dengan sepeda kumbang–yang disebut juga sepeda unto-oleh orang Sumbar–Sumitro melakoni profesi tersebut sejak tahun 1983.

Sejak berumur 19 tahun Sumitro sudah menganyuh sepeda kumbang untuk mengantar surat di kawasan Pasar Raya Padang, Kelurahan Jawa Dalam, Kampung Jawa, Jawa Dalam, Belakang Olo. Selama 10 tahun dirinya mengantar surat untuk orang-orang yang memang sangat menantikan kedatangannya.

Banyak resiko yang dialminya ketika masih memakai sepeda kumbang. Salah satu pengalaman yang tidak terlupakan adalah digigit anjing dan jatuh ke dalam got. Ketika itu, Sumitro harus mengantar surat di Kampung Nias. Di salah satu rmah yang berpagar tinggi, dengan super yakin dia mesuk. Tapi belum sampai di  depan pagar, seekor anjing mengejar dan mengigitnya.

“Saya langsung lari dan membawa sepeda. Tapi karena terburu-buru malah masuk dalam got,” ujar Sumitro yang tinggal di Jalan Seberang Pebayan RT 04 RW 4 Muaro Padang.

Sekarang setaah hampir 27 tahun menjadi pengantar surat, Sumitro tidak mengeluh dengan profesinya. Meskipun sekarang teknologi–dengan maraknya handphone–sehingga hanya sebuah short massage service (SMS)–orang tidak perlu lagi berkirim surat, Sumitro tidak mau beralih profesi. Menurutnya, ada kepuasan sendiri ketika surat yang diantar selamat sampai ke tujuan. (***)

4 pemikiran pada “Pagi Pak Pos…, Surat Cintanya Mana?

  1. udah… tukar sajalah jadi renitorres. maldinikan sudah tua. kalah pula. apa memang reni suka dengan yang tua. bolehlah! hik!

    Renimaldini-> Ha..Ha..Ha..1000x ya…Lucu deh kalau diganti dengan Renitorres..Padanan katanya ‘gak cocok.. Tapi soal suka ama yang tua-tua, yah gimana ya, relatif dan tergantung juga..He..He..

  2. aku dulu pernah merasakan asyiknya menerima surat..
    kebetulan waktu indekos di pasar baru, limau manis.
    biasa setiap bulan bakalan ada surat yang masuk ke kost for me..
    surat menyurat sangat mengasyikkan..
    apalagi kalo yang urusan surat cinta..
    duh, hubungan jarak jauh tambah semakin dekat rasanya..
    coz, itu dulu….
    beda dengan zaman sekarang,
    zaman yang semakin maju..
    teknologi semakin merajalela..
    surat menyurat terpaksa dihentikan..
    itulah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s