Pak KL, itu….


Akhirnya kesampaian juga niat untuk melihat aksi Pak KL–begitu saya memanggil Koordinator Liputan (Korlip) POSMETRO-ketika di lapangan. Niat untuk melihat aksi Pak KL itu bukan ngeliat dia mewawancarai atau mengorek informasi dari narasumber. Tapi, aksi dan gaya dia lagi beraksi dengan kamera dia yang MANTAP itu..( saya gak tau merk atau namanya..).

Tadi siang, saya ditelpon oleh Pak KL-katanya, disuruh meluncur ke simpang rumah potong Sawahan (depan Mesjid Istiqomah). Di sana, katanya lagi akan ada pencopotan baliho Wakil Walikota Padang Drs H Yusman Kasim MM–bakal calon Walikota Padang yang akan maju dalam Pilkada 23 Oktober. Sesampainya di lokasi, Pak Yusman sudah menunggu dan akan bersiap-siap mencopot baliho yang memejeng wajahnya yang menginformasikan tentang bahaya narkoba. Baliho Yusman ini, merupakan iklan layanan masyarakat dari Badan Narkotika Kota (BNK) Padang tentang himbauan jauhi narkoba dan bahaya narkoba.

Dan, jeng-jeng beberapa menit ketika Pak Yusman mencopot baliho, ehhh, Pak KL nongol. Dan langsunglah dia mengeluarkan kamera MANTAP dia itu. Saya yang sudah PEDE untuk menfoto dengan kamera digital Nikon 4 MP langsung males. Kenapa? Hasil foto saya pasti kalah bagus dengan Pak KL. Bukan apa-apa saya sudah melihat beberapa hasil jepretan Pak KL itu memang mantap. Entahlah, belajar darimana dia kok bisa menfoto-foto lagaknya forografer profesional..he..he..

Dan, ketika dia lagi asyik-asyik menfoto berduet dengan fotografer Padang Ekspres–yang bernama Arif–iseng-iseng saya foto deh Pak KL itu. Ternyata, hasil jepretan saya oke juga gak kalah bagus dengan Pak KL. Tapi, ternyata betul, aksi para fotografer di lapangan itu memang banyak gaya. Adanya yang manjat mobil, ada yang menelungkup, ada yang jongkok malah ada yang ngambil foto sambil nungging–he…he.. Wahhh, lucu juga… Dan terakhir ada beberapa foto hasil jepretan Pak KL ketika pencopotan baliho Yusman Kasim. Silahkan nilai sendiri. Dan tentunya, ada juga hasil jepretan saya ketika Pak KL lagi beraksi…

Ini adalah hasil jepretan Maryulis Max

Dan ini adalah hasil jepretan seorang Renimaldini…..(Pak Kl alias Da Max itu yang botak…)

13 pemikiran pada “Pak KL, itu….

  1. hehehehe, sampeyan ini bijimana toh… ini mah jeruk makan jeruk…πŸ˜›

    Renimaldini He..He…He…Tak apa-apalah sekali-kali jeruk makan jeruk daripada “durian makan durian” kan aneh???

  2. Jadi ingat pelatihan sama Oscar Matullah tahun 1998 di Gedung Pustaka Kampus Universitas Lampung yang ditaja oleh Tabloid Mahasiswa Unila “Teknokra”. Kebetulah bersama enam orang teman utusan dari suara kampus IAIN Imam Bonjol Padang mengikuti Diklat Jurnalistik Tingkat Lanjut (DJML) 1998. Kata Oscar, kira-kira begini, jangan pernah lengah dari moment. Kamera yang bagus belum tentu dapat moment bagus, kamera biasa-biasa saja, kalau jeli akan menghasil karya bagus. Selalulah berharap, punya kamera bagus dan dapat moment bagus. Semoga ini bisa terjadi pada diri kita, walau pun hanya poket semata… he he he.. selamat yang sudah punya kamera standar jurnalistik. Jangan pernah ketinggalan moment, pun sedetik… [abdullah khusairi]

    Renimaldini-> Oke deh, Pak Guru yang baik…

  3. setuju dengan pak Abullah Khusairi… sebuah karya tidak tergantung dari kamera nya.. tapi dari kejelian seseorang dalam mencari moment..πŸ™‚

    Renimaldini-> Setuju juga B’Eri, tapi terkadang ada moment bagus yang sering terlupakan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s