Kala Suami Maju Pilkada


Istri Bakal Calon Walikota

Irayanti: “Siapkan Sarapan Roti Plus Telur Dadar”

Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Kota Padang sudah ditabuh–dengan telah mendaftarnya 6 bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2008-2013. Aktor-aktor intelektual yang akan memperebutkan BA 1 A dan BA 5 A siap bertarung, baik yang disung oleh partai besar maupun yang ikut melalui calon independen. Namun, ada satu orang yang sibuk dan terus mendukung para calon selain dari tim sukses dan partai pendukung.
Pagi itu, sekitar pukul 10.30 kesibukkan terlihat di RSUP Dr M Jamil Padang. Ada pasien yang sedang antri menunggu, dokter dan perawat hilir mudik di koridor rumah sakit. Salah satunya dibagian Poliklinik Ambun Pagi. Terlihat seorang perempuan cantik dengan menggunakan stelan baju kurung biru muda sedang sibuk menelpon.

“Tunggu sebentar saya menelpon ke bagain bangsal mata dulu,” sapa perempuan yang bernama dr Irayanti MKes SPM kepada POSMETRO, Jumat (15/8).

Dengan ramah perempuan yang merupakan istri dari salah satu bakal calon Walikota Padang Mudrika berbincang-bincang dengan koran ini di Poliklinik Ambun Pagi. “Wah, jangan ditanya macam-macam ya? Kalau yang politik-politikan nanya sama bapak,” kata perempuan yang menjabat sebagai Kepala Pelayanan Medik RSUP Dr M Jamil itu sambil tersenyum.

Sebagai istri salah satu bakal calon Walikota Padang dalam Pilkada 23 Oktober menyebabkan kesibukannya menjadi bertambah. Pasalnya, dr Ira harus membagi waktu antara keluarga, kerja di rumah sakit dan praktek mata sore hingg malam. Sekarang, aktifitasnya bertambah dengan mengikuti kegiatan sang suami–Mudrika terjun ke masyarakat dan aksi sosial lainnya.

“Harus pintar-pintar bagi waktu. Untung saja anak-anak dan seluruh keluarga mendukung bapak maju dalam Pilkada Padang. Jadi semua berjalan dengan baik,” ungkap perempuan kelahiran Padang 23 Januari 1962.

Perempuan yang juga kakak dari Neneng Marlon–istri Bupati Dharmasraya Marlon Martua tersebut menyebutkan keiikutsertaan suaminya maju dalam Pilkada Padang adalah niat untuk berbakti untuk masyarakat banyak. Awalnya, sekitar setahun lalu sang suami mengutarakan niat untuk ikut Pilkada. Namun niat itu masih kecil–hanya sebatas dorongan dari teman-teman.

Tapi setelah keluarnya keputusan bahwa independen bisa maju–maka keinginan makin bulat apalagi seluruh teman-teman, kata Ira memberikan dukungan penuh. “Ketika bapak ingin maju, yang pertama kali saya tanya adalah, mau apa? Apa yang dicari jika maju.” imbuh Ira.

Setelah sang suami resmi mendaftar ke KPU Padang–bersama Dahnil Aswad, dirinya sudah menyiapkan mental untuk suami bahwa akan ada yang menang dan kalah. Meski begitu, kata Ira dukungan moril sepenuhnya diberikan oleh kelaurga untuk sang suami tercinta.

“Tim sukses sudah bekerja di lapangan. Saya akan selalu mendukung bapak dengan doa dan semangat. Salah satunya ikut menemasi bapak ke lapangan,” tandas Ira yang selalu menyiapkan sarapan pagi roti dan telur dadar untuk sang suami. (***)

Satu pemikiran pada “Kala Suami Maju Pilkada

  1. Istri, anak dan keluarga adalah team sukses di belakang panggung…Selamat ber-pilkada warga Padang, semoga yg terpilih memang berniat tulus membawa Padang maju ke depan…

    Renimaldini-> Dibalik kesuksesan seorang pria pasti ada wanita di baliknya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s