Anti Byar Pet


Kisah sedih byar pet ternyata tidak dialami oleh rekan seperjuangan saya Harfianto. Entah karena tinggal didekat rumah Gubernur Sumbar H Gamawan Fauzi SH MM atau karena sering ngeliput gubernur ke sana kemari hingga ke kamar mandi (he..he…he…), di rumah kosnya tak pernah mati lampu.

Jika orang sudah mencak-mencak karena listrik pudur sampai 4-5 kali sehari. Malah ada yang mati selama 8 jam, eh si Harfianto tenang-tenang saja. 24 jam aliran listrik di rumah kosnya mengalir terus seperti air; tapi sayang dia jarang di rumah. Si Anto lebih suka menghabiskan waktunya di kantor hingga tengah malam, seperti postingannya yang berjudul Pulang Malam.

Kemarin, di kantor dia sebegitu bangganya bilang bahwa di rumahnya tak pernah sekalipun listrik mati. “Mantap kan, awak kan kawannya gubernur. Jadi listrik dak mati do,” begitu kata Anto sambil ternyum manis dan kembali sibuk mengetik beritanya.

Meski di beberapa gang sekitar rumahnya sudah pada gelap, namun di Jalan Jati VII No 7 Padang—disitu dia tinggal–terang benderang menyala dengan gagahnya. “Heran awak, di gang-gang lah galok tapi di tampek awak indak mati,” kata si Anto.

Komentar Anto langsung ditangapi oleh rekan saya satu lagi, Reviandi, dengan lugas dia berkata, “tu lah iyo, kawan gubernur mah. Percuma se tiok hari nongkrong di Kantor Gubernur dan bakawan, sampai-sampai parfum gubernur hafal,” celutuk Reviandi yang lagi sibuk bikin berita Pilkada di komputer kesayangannya.

Yah, begitulah sekelumit byar pet ketika PLN memperpanjang pemadaman. Ketika, puasa tinggal hitungan jari, PLN memastikan bahwa bulan ramadhan pemadaman tidak bisa dihindari. Meski, PLN berjanji bahwa tidak akan memadamkan listrik ketika sahur dan waktu berbuka. Tapi, tetap saja, suasana bulan suci ramadhan dilalui dengan pemadaman dan sedikit bergelamp-gelap. (**)

4 pemikiran pada “Anti Byar Pet

  1. Marhaban ya Ramadhan…
    Gak pa2 PLN mati… Sahur lebih nikmat kalau pakai lilin atau lampu teplok (ingek sahur di kampuang dulu :D)..
    Selamat berpuasa Uni, mari nikmati perintahNya…
    Mohon buka pintu maaf buat saya, atas segala khilaf…
    Wass

    Renimaldini-> Mohan maaf ya D’deddy atas segala kesalahan, walau tak pernah ketemu..he..he… Emang kampungnya dimana dulu,,
    Oia gmn rasanya puasa di kampung orang…
    Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun lalu… Amin

  2. itulah kenyataannya reni…ndak usah reni berkecil hati..bukan karena gamawan, tp pln ko bana na elok ka wak mah..reni baa..acok kanai byar pet yo..hehehe ibo wak,,

    Renimaldini Oke lah, Anto kan emang orang yang baik hati dan tidak sombong….Indak acok lai Anto, acap kali…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s