Dua tahun lalu,…


DUA tahun lalu, saya masuk ke kantor ini. Awalnya, saya tak pernah menyangka akan menggeluti dunia yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Saya memang tak ada latar belakang jurnalistik atau sesuatu yang berhubungan dengan dunia kewartawanan. Namun, cita-cita menjadi seorang wartawan jujur ada di dalam hati saya.

Menjadi wartawan sepakbola itu keinginan hati. Kenapa, karena saya begitu suka dengan sepakbola. Tiap hari sama teman, waktu kuliah dulu selalau ngomongin soal bola. Terutama Senin—karena habis pertandingan akhir pekan—Sabtu dan Minggu. Atau hari Kamis–ketika Liga Champion. Pokoknya tiap hari pasti gosip soal bola.

Itu sudah lewat, sekarang saya terdampar disini. Di sebuah kantor yang sudah memberi sejuta warna dalam diri seorang Renimaldini. Begitu banyak pelajaran yang dia ambil. Sesuatu yang tidak pernah dibayangkan, dilihat tapi disini dia bisa merasakan itu.

Saya bekerja di POSMETRO—banayak yang tidak percaya–seorang Reni bekerja di POSMETRO. Tapi itu yang terjadi. Tahukah, ketika awal-awal menjadi wartawan saya begitu tidak ngeh dan tidak betah. Pengen keluar dan cabut dari kantor.

Tapi, untunglah saya punya seorang Koordinator Liputan (Korlip) atau yang akrab dipanggil KL orang yang baik. Dulu, KL saya namanya Rakhmatul Akbar—biasa dipanggil Camaik.. Dia orang yang sangat baik, begitu mengerti apa isi hati dan keinginan wartawannya (memang itu adalah tuga Korlip, Mengerti dengan wartawannnya…)

Ada satu kejadian yang sampai sekarang tidak terlupakan, di awal-awal liputan. Ketika itu, sampai tengah hari tak satu beritapun yang saya dapat. Narasumber yang dicari, tak satupun bisa ditemui. Capek, pusing, marah, sedih dan takut campur aduk….Takut, akan dimarahi karena tak bawa berita ke kantor dll.

Saat itu, saya langsung telpon KL (sekarang dia sudah menjadi Redpel). Dan bilang, “D’Rahmat, Reni pulang saja ke rumah ya… Tidak balik ke kantor lagi. Susah sekali cari berita”. Kemudian, dia bilang, “Ya sudah balik saja ke kantor. Sekarang,” begitu kata D’Rahmat ketika itu.

Begitulah, sedikit cerita dua tahun lalu. Sekarang, KL saya sudah berganti dengan Maryulis Max (sekarang Pemred Padang Today..). Dia sama baiknya dengan B’Camaik.

Sungguh, yang membuat saya betah adalah karena orang-orang itu. Dan tentunya, teman-teman seperjuangan saya, yaitu Revi, Anto, Pitos (Sekarang udah di Sawahlunto) dan Aulia Bakti (sekarang di Antara Bangka Belitung..). Meski sebenarnya da yang sangat menganggu, yaitu ASAP ROKOK. Tapi, mau apalagi, wartawan kalau tak merokok tak ada ide mereka (begitu kata-kata yang dilontarkannya…)

Dua tahun memang waktu yang singkat untuk menjalin sebuah cerita. Tapi disini saya punya banyak cerita dan kisah yang tak terlupakan.

5 pemikiran pada “Dua tahun lalu,…

  1. Samo ni, ambo juo duo tahun. dak taraso se. lah banyak yang didapek, dari pahalo sampai doso. Dari sarugo sampai narako.

    U/ menyambut bulan penuh rahmat ini mari upgrate iman, open niat, download sabar, save khusnudhon, close aurat, delete sombong, upload iri hati semoga amal ibadah kita diterima Allah Ta’ala Amiin 3x ya Robbal alamiin

    Renimaldini-> Onde,jan segitu nyo Revi. dari pahalo sampai doso (ada-ada saja..)
    Amin, semoga amal ibadah puasa diterima. Dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya…

  2. Itulah hidup Ni, proses kita menjalani waktu, tinggal diisi dengan hal2 berguna dan bermakna..
    Allah SWT sudah menunjukkan ‘caranya’…
    Uni dikelilingi sahabat, teman dan guru yg baik , patut disyukuri Ni…
    Salam dan do’a dari saya (yg sdh 10 thn lebih di rantau😀 )

    Renimaldini-> Makasih, ya D’Deddy. Bersyukur karena masih banyak yang sayang sama xt… AKan disampaikan salam untuk orang d kampung, tentunya….

  3. Wartawan Olahraga???
    Hmmmm….Dirimu akan dieksplor lebih dari itu…Tak hanya sekadar wartawannya, tapi………
    Hue hue heeee………..

    Renimaldini-> Jadi wartawan bola kan enak, siapa tau aja nanti bisa wwncr dan ketemu pemain bola hebat.. Trus foto-foto dan minta tanda tangan..He..He..
    Oke deh, tak tunggu yo!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s